Bali

Bali

Hal yang harus dilakukan - umum

Bali adalah sebuah provinsi di Indonesia. Ibu kota provinsi ini adalah Denpasar. Bali juga merupakan salah satu pulau di Kepulauan Nusa Tenggara. Di awal kemerdekaan Indonesia, pulau ini termasuk dalam Provinsi Sunda Kecil yang beribu kota di Singaraja, dan kini terbagi menjadi 3 provinsi: Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Selain terdiri dari Pulau Bali, wilayah Provinsi Bali juga terdiri dari pulau-pulau yang lebih kecil di sekitarnya, yaitu Pulau Nusa Penida, Pulau Nusa Lembongan, Pulau Nusa Ceningan, Pulau Serangan, dan Pulau Menjangan.

Secara geografis, Bali terletak di antara Pulau Jawa dan Pulau Lombok. Mayoritas penduduk Bali adalah pemeluk agama Hindu. Di dunia, Bali terkenal sebagai tujuan pariwisata dengan keunikan berbagai hasil seni-budayanya, khususnya bagi para wisatawan Jepang dan Australia. Bali juga dikenal dengan julukan Pulau Dewata dan Pulau Seribu Pura.

 

Negara Indonesia
PopulasiTidak Perlu Visa
BahasaIndonesia, Inggris, Bali
Mata UangRupiah (Rp) United Stated Dolar (USD)
Luas Wilayah (km2)5.636,66

Tujuan Wisata

Flyboarding di Benoa

Apapun Bisa Anda Bayangkan. Banyaknya kegiatan yang dapat dilakukan di Bali akan memukau pengunjung baru dan membuat wisatawan pun lama ingin datang kembali. Bali adalah tempat yang sangat spiritual dan menyenangkan. Berapapun usia Anda, apakah Anda bepergian dengan orang yang Anda cintai atau sendirian, Anda pasti akan menemukan kepuasan secara mental dan fisik. Bahkan dalam kunjungan singkatpun Anda dapat tetap fit untuk mengeksplorasi kebudayaan dan tradisi di pulau ini. Dengan begitu banyak pilihan yang ditawarkan dengan harga terjangkau, yang harus dilakukan hanyalah memutuskan apa yang harus dilakukan selanjutnya.

1. Paragliding di Timbis

Paragliding di Timbis

Paragliding di Timbis

Ingin menikmati sensasi melayang-layang di langit Pulau Dewata dengan ketinggian puluhan meter di atas laut? Rasa penasaranmu akan terjawab dengan mencoba paragliding alias paralayang.

Ada beberapa lokasi di mana kamu bisa menikmati serunya Paragliding, di antaranya Candidasa, Gunung Batur dan Timbis (yang mana menurut kami adalah paling seru karena anginnya yang bersahabat untuk paragliding). Tahan rasa takutmu, karena ada panorama spektakuler yang akan menantimu selama berparalayang di atas sana.

Rasa deg-degan pun seketika sirna saat kamu menemukan keindahan panorama alam Bali dari angle yang berbeda. Dari ketinggian ekstrem, kamu akan melihat kombinasi eksotis dari hamparan garis pantai pasir putih, deburan ombak Samudera Hindia, kemegahan bukit-bukit curam yang di selimuti pepohonan hijau, bahkan kompleks Pura Uluwatu yang indah pun tertangkap penuh pesona.

Untuk waktu paling tepat melakukan paragliding adalah ketika matahari hendak mulai terbenam. Bukit Timbis seakan bertambah cantik dari ketinggian ketika di temani oleh sunset yang menghiasi latar belakang pantai yang berada di bawah. Jika kamu belum berani paragliding sendiri, jangan takut karena kamu bisa terbang tandem alias di temani dengan instruktur berpengalaman.

2. Flyboarding di Benoa

Flyboarding di Benoa

Flyboarding di Benoa

Satu lagi water sport unik yang akhir-akhir ini jadi primadona di Tanjung Benoa, yaitu Flyboarding. Olahraga ekstrem yang dipopulerkan oleh atlet jet ski dunia seperti Frank Zapata ini akan membuat kamu terbang layaknya seorang superhero Ironman dengan menggunakan papan khusus yang mengeluarkan tekanan air berkekuatan 200 pk yang akan membuatmu terbang di atas air. Ekstremnya lagi, papan tersebut dihubungkan oleh jet ski yang siap bermanuver.

Jika masih pemula, tentunya tidak mudah untuk berdiri di atas flyboard. Butuh konsetrasi untuk bisa menjaga keseimbangan tubuh saat menaikinya. Namun jika kamu berhasil, kamu bisa menikmati sensasi melayang-layang di ketinggian lebih dari 5 meter di atas permukaan laut. Selain itu foto kamu akan terlihat keren di Instagram. Pengen kan?

3. Canyoning di Gitgit

 

Canyoning di Gitgit

Canyoning di Gitgit

Jika kamu penjelajah alam sejati, wajib hukumnya bagimu untuk mencicipi pengalaman canyoning di Bali. Salah satu lokasi yang di kenal sebagai tempat canyoning di Bali adalah Gitgit. Di sini kamu bisa menjelajahi kontur tebing-tebingnya yang curam, tracking melalui lintasan penuh lumpur dan terjal, menyebrangi sungai berarus deras hanya dengan berbekal boat rafting bahkan melakukan flying fox di antara dua tebing.

Aksi turun tebing seperti ini selalu menjadi sesi paling menegangkan dalam aktivitas canyoning. Tapi, itu juga akan menjadi satu kesempatan untuk membuktikan nyalimu sebagai seorang petualang sejati.

Jika kamu siap dan kondisi memungkinkan, melompat langsung dari tebing air terjun dan mendarat indah di ngarai sungai yang jernih bisa jadi salah satu pengalaman adventure fantastismu selama di Bali.

4. Rafting di Telaga Waja

Rafting di Telaga Waja

Rafting di Telaga Waja

Tidak ada yang lebih seru dari memanuver perahu karet di tengah derasnya arus sungai Telaga Waja sambil menikmati pemandangan hutan eksotik di kawasan Bali Timur. Adrenalinmu pun dijamin terpacu dengan kondisi medan sungai Telaga Waja yang berkategori level 4 ini. Jangan ragu untuk berteriak histeris dan berbasah kuyub ketika menerjuni dam air dengan ketinggian 5 meter. Permainan ekstrem ini sangat tepat bagi kamu yang ingin melepaskan stress dan penat dari rutinitas.

Selain medan rafting yang curam dan menegangkan, kamu juga bisa menikmati panorama alam Telaga Waja yang akan membuatmu takjub selama mengarungi derasnya arus sungainya. Coba lihat gambar di bawah ini. Indah sekali bukan?

5. Jump Cliff & Slide di Air Terjun Aling Aling

Jump Cliff

Jump Cliff

Air Terjun Aling-aling menjadi destinasi wisata yang sedang naik daun di Bali Utara dengan menawarkan eksotisme panorama alam lengkap dengan tebing-tebing curam, air sebening kristal, dan rimbunnya pepohonan. Namun, siapa sangka dalam atmosfer alam yang begitu tenang seperti itu, kamu boleh mengadu nyalimu dengan melompat atau pun berseluncur dari puncak tebing air terjun setinggi 12 meter menuju kolam yang ada di bawahnya.

Pernah terpikirkan untuk menjadikan lintasan air terjun layaknya sebuah perosotan? Coba rasakan sensasi seluncuran di Aling-aling seperti ini. Anti mainstream bro!

Sudah Merasa Tertantang Untuk Mencoba?

Info Wisata Malam

wisata-malam-hari-di-bali

Liburan ke bali tidak harus berpanas-panasan pada siang hari di pantai pasir putih, cobalah nikmati indahnya suasana pulau bali pada malam harinya. Banyak lho tempat wisata di bali yang bisa dikunjungi pada malam harinya. Menikmati liburan pada malam hari pulau bali, kita akan mengenal sisi lain pulau bali, yang aman dan tentram.

1. Taman Safari dan Bahari Bali

Taman Safari dan Bahari Bali punya even bernama Night Safari bagi pengunjung yang ingin merasakan sensasi berpetualang seperti di Afrika pada malam hari. Pengunjung akan berkeliling di taman ini dengan kendaraan yang didesain khusus berbentuk kotak dengan dinding teralis besi yang kokoh, sehingga aman untuk para pelancong. Dari dalam mereka dapat memberi makan satwa seperti gajah, zebra, dan macan yang agresif. Mau menyentuh tubuh harimau yang sedang diberi makan zoo keeper juga bisa. Selesai menikmati sensasi Night Safari, pengunjung dapat bersantap malam di Tsavo Lion Restaurant sambil menunggu pertunjukan fire dance. Sangat keren bukan?

Night Safari di Bali Safari and Marine Park

Night Safari di Bali Safari and Marine Park

2. Monumen Puputan Klungkung

Bagi yang kebetulan berlibur atau sedang menginap di seputaran kota Semarapura (ibu kota kabupaten klungkung), coba menikmati indahnya malam hari di kota yang mendapat julukan “bumi serombotan” ini. Nongkrong malam hari di monumen puputan klungkung bali, kita akan disuguhkan dengan sisi lain dari kabupaten klungkung. Malam hari banyak anak muda yang sekedar nongkrong di tempat ini. Tidak hanya anak muda, orang dewasa juga ikut nimbrung di tempat ini. Tidak jauh dari lokasi monumen terdapat pasar malam yang menjual aneka pakaian dan kuliner khas bali seperti tipat cantok, serombotan, dan lain sebagainya.

Monumen Puputan Klungkung

Monumen Puputan Klungkung

3. Pantai Kedonganan

Ingin mencari pantai yang dekat dengan Bandara Ngurah Rai dan bisa dikunjungi pada malam hari? Silahkan kunjungi pantai kedonganan. Pantai yang terkenal akan wisata kuliner khas lautnya ini hampir tiap hari selalu dikunjungi wisatawan. Tidak hanya wisatawan nusantara, wisatawan asing juga ikut berburu kuliner di pantai ini. Sepanjang pinggir pantai berjejer meja-meja yang disiapkan oleh pemilik restoran untuk menyantap makanan khas lautnya. Sambil menikmati indahnya suasana pantai pada malam hari, kita bisa bersantap bersama orang yang kita sayangi, sehingga tempat ini benar-benar romantis sekali.

Pantai Kedonganan

Pantai Kedonganan

4. Night Market Sanur

Kawasan Sanur tidak hanya dieksplor pantainya lho, di kawasan yang terkenal ini juga terdapat pasar malam atau dalam bahasa asingnya dikenal dengan nama “night market sanur”. Tempat ini sangat bagus digunakan sekedar untuk nongkrong sambil menikmati kulinernya ketika pelesiran ke kawasan Sanur Bali. Di sini kita akan disuguhkan dengan berbagai macam kuliner khas bali yang bisa kamu pilih dengan harga yang terjangkau.

5. Taman Kota Singaraja

Taman Kota Singaraja atau TAMKOT Singaraja merupakan tempat yang sangat bagus untuk sekedar nongkrong pada malam hari. Taman yang terletak di jalan Ngurah Rai Singaraja ini dilengkapi dengan layar proyektor besar, di mana setiap malam akan diputarkan berbagai acara televisi seperti acara sepak bola dan balap moto GP dengan harapan masyarakat seputaran kota Singaraja bisa berkumpul dan nonton bareng. Selain itu, di taman kota ini dilengkapi dengan wifi gratis yang disediakan oleh pemerintah setempat. Pada hari-hari tertentu tempat ini digunakan sebagai tempat konser musik dari artis lokal bali pada malam harinya.

6. Patung Kuda Tuban

Disebut dengan patung kuda karena di patung ini terdapat enam ekor kuda yang menarik kereta perang. Padahal nama asli patung ini adalah Patung Satria Gatotkaca yang menceritakan peperangan antara Pangeran Gatotkaca dengan adipati Karna dalam kisah Mahabharata. Patung yang lokasinya sangat dekat dengan Bandara Ngurah Rai ini sangat bagus digunakan sebagai tempat nongkrong pada malam hari. Hampir tiap hari tempat ini di datangi oleh warga setempat atau yang tinggal di seputaran Tuban. Mereka sekedar duduk-duduk untuk bersantai bersama teman maupun keluarganya. Selain itu Anda juga bisa nongkrong-nongkrong sambil menikmati jagung bakar, karena ada pedagang jagung bakar yang menjajakan dagangannya di sekitar patung tersebut. Walaupun posisi patung tersebut dekat dengan jalan raya tetapi tetap saja memberikan kenyamanan bagi pengunjungnya terutama pada malam hari.

7. Pantai Lebih

Pantai Lebih juga menawarkan wisata kuliner khas lautnya, hanya saja di sini agak berbeda dari kuliner khas pantai kedonganan. Walaupun sama-sama kuliner khas laut, tetapi ada perbedaan dalam penyajiannya. Kalau di pantai kedonganan kuliner khas lautnya lebih dominan dalam bentuk bakar-bakar, di maka yang paling populer di sini adalah ikan bakar khas kedonganan. Sedangkan jika di pantai lebih, kuliner khasnya berupa sate lilit dari ikan laut, bakso ikan, dan sop kepala ikan. Hampir tiap malam hari pantai ini selalu dikunjungi oleh wisatawan untuk menikmati kuliner khas lautnya yang sudah terkenal hingga ke luar negeri.

8. Taman Kota Lumintang

Taman Kota Lumintang atau Taman Kota Denpasar merupakan tempat yang sangat bagus untuk sekedar nongkrong pada malam hari. Tidak hanya bisa digunakan tempat hang out, tempat ini juga kerap kali digunakan sebagai tempat jogging oleh masyarakat sekitar pada malam harinya karena sudah dilengkapi dengan lampu penerangan yang sangat baik. Pada malam minggu (akhir pekan) di taman ini kita bisa melihat air mancur yang bisa menari lho. Air mancur menari inilah yang menjadi daya tarik warga jika datang ke Taman Kota Lumintang pada malam hari. Untuk bisa menikmati indahnya air mancur menari ini silahkan datang pada jam 7 hingg jam 9 malam. Selain itu, air mancur ini diterangi dengan berbagai macam lampu warna warni sehingga kelihatan semarak pada malam hari.

Nah itu beberapa tempat wisata yang bisa dikunjungi pada malam hari di pulau Bali. Masih banyak tempat wisata malam di bali yang belum admin sebutkan. Semoga ini dapat dijadikan refrensi dalam mencari tempat wisata malam di Bali

 

Info Budaya & Sejarah

Culture-and-history-bali

Jepang menduduki Bali selama Perang Dunia II dan saat itu seorang perwira militer bernama I Gusti Ngurah Rai membentuk pasukan Bali 'pejuang kemerdekaan'. Menyusul menyerahnya Jepang di Pasifik pada bulan Agustus 1945, Belanda segera kembali ke Indonesia (termasuk Bali) untuk menegakkan kembali pemerintahan kolonialnya layaknya keadaan sebelum perang. Hal ini ditentang oleh pasukan perlawanan Bali yang saat itu menggunakan senjata Jepang.

Pada 20 November 1945, pecahlah pertempuran Puputan Margarana yang terjadi di desa Marga, Kabupaten Tabanan, Bali tengah. Kolonel I Gusti Ngurah Rai yang berusia 29 tahun, memimpin tentaranya dari wilayah timur Bali untuk melakukan serangan sampai mati pada pasukan Belanda yang bersenjata lengkap. Seluruh anggota batalion Bali tersebut tewas semuanya dan menjadikannya sebagai perlawanan militer Bali yang terakhir.

Pada tahun 1946 Belanda menjadikan Bali sebagai salah satu dari 13 wilayah bagian dari Negara Indonesia Timur yang baru diproklamasikan, yaitu sebagai salah satu negara saingan bagi Republik Indonesia yang diproklamasikan dan dikepalai oleh Sukarno dan Hatta. Bali kemudian juga dimasukkan ke dalam Republik Indonesia Serikat ketika Belanda mengakui kemerdekaan Indonesia pada 29 Desember 1949. Tahun 1950, secara resmi Bali meninggalkan perserikatannya dengan Belanda dan secara hukum menjadi sebuah provinsi dari Republik Indonesia.

Letusan Gunung Agung yang terjadi pada tahun 1963, sempat mengguncangkan perekonomian rakyat dan menyebabkan banyak penduduk Bali bertransmigrasi ke berbagai wilayah lain di Indonesia.

Tahun 1965, seiring dengan gagalnya kudeta oleh G30S terhadap pemerintah nasional di Jakarta, di Bali dan banyak daerah lainnya terjadilah penumpasan terhadap anggota dan simpatisan Partai Komunis Indonesia. Di Bali, diperkirakan lebih dari 100.000 orang terbunuh atau hilang. Meskipun demikian, kejadian-kejadian pada masa awal Orde Baru tersebut sampai dengan saat ini belum berhasil diungkapkan secara hukum

Serangan teroris telah terjadi pada 12 Oktober 2002, berupa serangan Bom Bali 2002 di kawasan pariwisata Pantai Kuta, menyebabkan sebanyak 202 orang tewas dan 209 orang lainnya cedera. Serangan Bom Bali 2005 juga terjadi tiga tahun kemudian di Kuta dan pantai Jimbaran. Kejadian-kejadian tersebut mendapat liputan internasional yang luas karena sebagian besar korbannya adalah wisatawan asing dan menyebabkan industri pariwisata Bali menghadapi tantangan berat beberapa tahun terakhir ini.

 

Paket Wisata Jakarta, Bandung, Yogyakarta & Bali

Paket Wisata Jakarta, Bandung, Yogyakarta & Bali

Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta10 / 10
Mulai Dari: Rp 2.400.000
Paket Wisata Jakarta, Bandung, Yogyakarta & Bali 8 Hari!!! Adalah merupakan paket wisata terbaik Detail ⇛